waverock

 

sekali lagi, mumpung tenaga masih kuat dan holiday working masih lama, ngga ada salahnya buat mengunjungi waverock, letaknya di hyden, yaaa jauh banget, lebih jauh dibanding ke pinnacles. daripada ikutan tour dengan harga 175/pax mendingan nyupir sendiri, rame rame lucu lucuan. pastinya kesasar. meskipun yang ngebaca peta sudah nambah 1 orang, meiry.

hari ini adalah liburan Anzac day, semacam hari pahlawan gitu deh. acara penjemputan Juli lumayan tegang karena jalanan ke rumah juli ditutup buat upacara, alhasil, gua muter arah dan parkir ditoko orang dengan rasa deg deg-an takut ditilang.

stop over pertama kita di Brookton, kota kecil banget cuman numpang kencing dan bli erni camilan. sempet juga foto di tugu pahlawannya. bekas upacara pagi. 

stop over berikutnya adalah dog cementery, ngga ada yang istimewa dari kuburan anjing ini, cuman disini kita bisa liat betapa anjing bener bener teman setia manusia.kuburannya pun istimewa, banyak patung lucu dan hiasan hiasan bak pekuburan cina gitu deh.

 

terbayar sudah setelah perjalanan panjang menuju waverock, selain tempatnya gokil, karena jauh, nyampe disana kita disambut ama gulugan batu granit setinggi 50 meter, persis seperti ombak. ngga heran foto fotonya pun bergaya ala surfing,

meskipun harus rela meluncur sangking ngga kuat nahan berat badan. atik yang jumpalitan, erni yang akhirnya foto gaya jongkok, atau juli ama meiry yang bergaya tandem.

kita bisa juga nyusur diatasnya waverock, pemandangan luas dan tentunya masih ada hubungannya dengan batu batuan granit segede gedenya umat, pokoknya pengalaman seru, menyenangkan dan tolol. mulai dari pengarah gaya foto yang ancur ancuran, sampai serius ketakutan ngga bisa turun karena dah naek naek ke puncak batu yang terlalu tinggi. terserah deh mau dibilang kampring, yang penting gua dah nyampe nih waverock!

 

the hump
the hump

tempat laen yang kita datengin adalah hippo’s yawn, lebih tepatnya batu berbentuk mulut kuda nil, kita hanya lewat sebentar, maklum, sebenere ini batu biasa dibikin mirip mirip aja kaya mulut kudanil, ngarang indah demi pariwisata. ngga kita masukin sih, cuman numpang lewat doangan

mampir juga di the hump, abrigin punya gua, sekali lagi, nothing special, sepi, blum ter-urus dengan baik. cuman ada tapak tangan di gua tersebut, well, it’s an aborigin afterall. 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s