img_1257

Apple watch series 2


Sebenarnya waktu pas nyampai Apple Store Apple Store rencananya pengen beli iPhone tujuh. Udah ada antrian dari semalam tapi memang nggak pengen banget sama iPhone baru. Karena kalau iPhone beli di Jepang suara kamera nya tidak bisa di kecilin. Lalu ada yang nyetanin untuk beli Apple Watch aja. Ya daripada nggak nenteng apa apa dan di dompet juga kayaknya masih ada uang cash, jadilah tetap mengantri di depan Apple Store omotesando. Waktu pas ngantre sempat ditanya sama mas mas yang jaga antrian, mau beli iPhone yang mana? Aku jawab aja, nggak mau beli iPhone tapi beli Apple Watch. Si masnya jawab, ya udah aku tulis iPhone 7 aja ya buat kepentingan administrasi.

Apple watch yang dipilih tentunya yang series 2 yang terakhir. Apple series 2 ini bisa buat berenang dan ada GPSnya, jadi teorinya kalo lari nggak perlu bawa iPhone, karena ada gps jadi peta lari bisa terbaca. Syukur antriannya nggak terlalu lama, secara cuacanya lagi mendung dan grimis datang silih berganti. Setelah masuk ke dalam kok ya ikut antrian iPhone. Ternyata antrian khusus Apple Watch beda tempat.


Nggak pake lama coba coba dikit, langsung beli deh cash dan langsung tax refund di tempat. Jadi nggak perlu ke konter tax refund di airport. Dipilih Apple Watch dengan tali Woven soale penampilannya paling oke dibanding yang sport edition. Warna hitam tentunya. Setelah bayar langsung pairing dengan iPhone. Ternyata nggak semudah itu soale iPhonenya harus iOS 10. Untung masih yang jaga baik hati, langsung ngebantuin bawa MacBook dan update iOS 10. Langsung deh bisa nyala Apple Watch nya.
Oh iya, beli juga Apple care plus, setidaknya biar aman kalau terjadi apa apa bisa diklaim ke Apple Store. Konon tambahan warranty berlaku internasional nggak seperti iPhone.

Setelah bermain main selama hampir satu bulan, ya sebenarnya butuh butuh nggak juga dengan Apple Watch ini. Cuman kebantu banget dengan notifikasi dari iPhone, jadi nggak perlu sering sering buka iPhone. Fitur yang paling menyenangkan sih sebenarnya dikte. Jadi tinggal ngomong aja di apple watch kalo mau jawab pesan, kaya film film gitu. Lari juga lebih menyenangkan karena bisa mengukur detak jantung. Dan rasanya pengen lari muluk atau olahraga muluk. Yang belum dicoba dipakai untuk berenang sih karena memang malas aja berenang. Mengobati kangen Nike Fuel band jaman dulu semacam reuni. 

Kekurangannya menurut aku ya, proses booting dan charging nya juga lumayan lama. Untungnya Apple Watch bisa awet dua hari dengan kondisi tiap 09.00 malam harus power reserve mode. Itu setiap malam sebelumnya sudah dipakai untuk nike running. Jadi cukup okelah untuk daya tahan baterainya, nggak perlu setiap malam charging. 

Kekurangan lain, dengan tali jam Woven kalau dipakai olahraga keringatnya nyerap jadi harus rajin rajin dicuci, dikeringkan, dan di angin angin kan, biar nggak bau asam. Agak repot juga sih kalau tiap malam dipakai untuk olahraga. Mungkin ke depan harus beli tali jam yang baru lagi setidaknya untuk gonta-ganti. Jadi satu dipakai siang hari untuk ke kantor , dan 1 lagi dipakai untuk olahraga. Cuman kok ya harga tadi jamnya aja mahal bener.
Mungkin saat ini baru fitur notifikasi saja yang aku pahami. Fitur memotret, atau pokemon go masih blum begitu kepake. Semoga aja ke depan dengan iOS yang baru Apple Watch bisa lebih power full. 

3 thoughts on “Apple watch series 2

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s