img_0180

Ultra japan 2016


Ini kali kedua pergi ke Ultra jepang selain karena masih ada rasa penasaran, ya karena memang Ultra Jepang itu pengunjungnya menyenangkan. Hari pertama dikagetkan dengan antrian panjang penukaran tiket, sudah sempat parno aja soalnya bener-bener panjang dan mengular. Ternyata adegan panjang gitu untuk tiket yang dibeli di Lawson. Bersyukur tiket yang dibeli adalah pembelian secara internasional melalui website Ultra, nggak ada antrian sama sekali jadi bisa langsung masuk.


Begitu masuk langsung antri foto di depan tulisan Ultra Jepang. Iya di sini semuanya harus antri dan rapi bagus juga sih jadi nggak berebutan foto didepan tulisan Ultra. Setingan panggung masih seperti tahun lalu, ada tiga panggung resistance, ultra park dan main stage. Yang membedakan hanya lokasinya saja, ultra park lokasinya ada di dekat pintu masuk dan dekat lounge area VIP. Resistance stage lokasi ada di tengah tengah, dekat area makan dan toilet. Sementara main stage tetap di posisinya dekat robot Gundam. 


VIP tahun ini benar benar dimanjakan karena banyak sekali area area khusus VIP seperti area santai, toilet, bar khusus, dan line khusus masuk. Yang membedakan dengan tahun lalu adalah toilet sekarang jauh lebih banyak dan hanya di satu area yakni di Resistance. Masih nggak ngerti kenapa area toilet hanya ada satu saja, Padahal pengunjung Ultra Jepang ini nggak main main puluhan ribu jumlahnya. Jadi pemandangan antrian panjang selalu terlihat di area toilet.


Merchandise juga hanya satu saja yang official, sementara kalo mechandise sponsor lumayan banyak. Nggak heran dihari pertama sudah banyak yang habis merchandise nya. Dan nggak diisi ulang di hari kedua maupun hari ketiga. Bersyukur sudah beli handuk, dan tali badge. Tahun ini nggak beli kaos atau bendera Ultra.


Ultra kali ini gratisannya juga sedikit sekali atau bahkan tidak ada. Tahun lalu masih ada Google yang ngasih gelang nyala nyala, atau sponsor minuman yang ngasih kalung bunga plastik dan kalung manik manik untuk seseruan. 


Minuman yang paling disenangi di Ultra Jepang tahun ini adalah Chandon. Harga minuman beralkohol masih sama seperti tahun lalu, 600JPY untuk satu gelas atau shot, sementara untuk minuman non-alkohol, seperti air putih atau teh hijau dipatok dengan harga 200JPY. Masih terhitung murah dan masuk akal sih. 


Pengunjung Ultra masih gila gila juga, masih banyak cosplay, masih banyak yang berdandan aneh aneh, ya namanya juga Jepang kalo nggak aneh bukan Jepang. Meskipun keadaan sedang hujan di hari kedua dan hari ketiga namun pengunjung tetap menggila. Tentunya dengan jas hujan bening biar baju nya tetap terlihat. Beruntung aku membeli handuk Ultra meskipun harus ditebus dengan harga 5000JPY. Ini adalah handuk termahal yang pernah aku beli


Resistance stage tahun ini dipenuhi dengan layar led yang sangat banyak kanan kiri dan panggung. Namun tidak ada laser yang menyala nyala dengan tulisan resistance seperti tahun lalu. Agak mengecewakan sih, soale suka sama laser itu sangat membuai. Tapi cukup terobati dengan tata lampu dan led yang lumayanlah.


Sementara di main stage, tahun ini lebih bagus dibanding dengan tahun sebelumnya, dan pengunjung dimanjakan oleh tata lampu yang maha dahsyat. Dan karena di main stage tidak ada toilet, Jadi pengunjung benar benar harus berpindah tempat dan masuk kembali memutar jalan masuk yang sungguh panjang. Bagus juga sih flow nya, jadi tidak konsentrasi hanya di main stage saja. Karena pengunjung kalau sudah keluar terus pengen makan ya harus di Resistence stage. 


Tahun ini ada juga area khusus perempuan, gak ngerti apa maksud dan tujuannya mungkin banyak yang hobi colek-colek makanya dibikin area ini. Penting gak penting sih, mungkin nanti di Indonesia bakalan ada seperti ini area khusus perempuan dan area khusus laki laki, semacam party Syariah, komplit dengan korden. 😁 


Booth makanan tahun ini agak lumayan banyak dibanding tahun lalu, aku makan turkey leg seharga 1100JPY, masih hangat dan besar banget, lumayan kenyang buat ganjel perut seharian. Sementara minuman masih sama sponsornya redbull, tequila, dan kesukaan orang Jepang, bir. Oh iya, Kalau tahun lalu kita bisa keluar beli makanan kemudian diselipkan ke dalam tas lalu kita bisa makan dan minum di dalam asal nggak ketahuan ngga masalah. Sekarang nggak bisa, keluar masuk harus melalui pintu yang diperiksa ulang isi tasnya. Ultra enggak mau kecolongan seperti tahun lalu. Namun tetap aja ada yang masih bisa nyelipin minuman kecil kecil, semacam Jack Daniels mungil beli di family mart. Karena benar benar di sini enggak digrepe-grepe pemeriksaannya cuma dilihat aja gak ada selipan mencurigakan, sama tas juga nggak ketat banget pemeriksaannya langsung silakan masuk.


Well itu aja sih cerita Ultra tahun ini, dan seperti tahun lalu, aku lebih banyak ngabisin waktu di resistance stage. Lagian artis tahun ini juga memang agak kurang selera, berharap ada above and beyond, yang ternyata mereka hanya main di Singapura. Namun Ultra Jepang masih tetap menyenangkan untuk didatangi, rapi, bersih, dan teratur. Lalu apakah tahun depan akan datang lagi? Kita liat nanti deh, atau coba di negara lain meskipun dijamin pengunjungnya kurang atraktif dibanding pengunjung di Jepang.


Thank you Ultra Japan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s